Kenapa Organic dan Paid Social Media Marketing Tidak Boleh Dipisah?



Berbicara soal meningkatkan brand awareness, conversion, retention, dan juga acquisition, Anda pasti langsung berpikir sosial media. Ya, seperti kebanyakan marketer, sosial media memberikan peran yang besar untuk mencapai semua hal ini. Social media marketing agency Anda sebagian besar akan menyarankan Anda untuk menjalankan iklan sekaligus menumbuhkannya secara organik. Nah, kenapa harus demikian? Kenapa tidak salah satu saja seperti dengan iklan hasilnya akan lebih cepat? Atau secara organik dimana hasilnya biasanya lebih awet? Tunggu dulu! Begini alasannya kenapa harus dikombinasikan. 

Paid dan Organic Social Media Memiliki Tujuan Berbeda 

Meskipun konten organik dan tidak memerankan peran yang berbeda, tapi keduanya memiliki kepentingan yang sama. 

Untuk organic post, hal ini akan menumbuhkan social presence dan membuka pintu bagi calon konsumen Anda untuk berinteraksi. Nah, pada masa inilah sangat penting untuk fokus pada engagement, kepuasan konsumen dan sentimen brand. Selain itu, membangun hubungan dengan calon konsumen juga penting dalam hal ini. 



Paid social di sisi lain sangat ideal untuk brand awareness, meningkatkan penjualan, meningkatkan konversi dan juga menaikkan audiens. Makanya, Anda akan lebih sering melihat deals, events, dan brand baru lebih sering diiklankan. 

Jangkauan Organik Mengalami Penurunan 

Jangkauan organik semakin lama akan semakin menurun karena algoritma sosial media. Menurut Social Media Today, untuk menjangkau audiens yang lebih besar, social ads itu adalah hal yang penting. Meski demikian, tetap saja kehebatan organik tidak boleh diragukan. Bila dikombinasikan dengan iklan, hasilnya akan lebih fantastis. 

Misalnya saja, perusahaan yang posting di LinkedIn setiap minggu akan memiliki engagement berbeda dengan yang posting setiap hari. 

Organic Insight Bisa Mempengaruhi Yang Berbayar, Begitu Pula Sebaliknya 

Platform organik bisa memberikan informasi pada Anda bagaimana Anda harus beriklan di setiap platform. Nah, dari sinilah tracking dimainkan. 

Anda perlu memonitor visitor seperti bagaimana mereka menemukan Anda. Cek juga konten yang memiliki engagement tertinggi, demografi dan seterusnya. Insight ini bisa dijadikan ide konten apa yang bisa dipromosikan, targetnya siapa dan format iklan seperti apa yang bisa dipilih di setiap platform.

Lebih Percaya Diri Dengan ROI 

Menurut laporan Hootsuite's Social Trends 2022, ada lebih dari 35% marketer yang mengkombinasikan strategi organik dan berbayar. Menariknya, sebagian besar (65%) diantaranya mengatakan mereka sangat percaya diri dengan ROI-nya atau return of investment. 

Lalu apa maksudnya? Ketika organisasi menggabungkan strategi organik dan berbayar, mereka berada di posisi terbaik dalam hal impact bisnis. Hal ini bisa sangat menguntungkan bila ingin meningkatkan budget, aktivitas sosial dan seterusnya.

Nah, itulah beberapa alasan kenapa menggabungkan paid dan organik konten dalam bersosial media itu sangat perlu. Bila Anda tidak memiliki banyak waktu, Anda bisa mempercayakan pada Ideoworks, sebuah perusahaan yang fokus pada dunia marketing dengan spesifikasi advertising, communication, social media dan juga analytic. Ideoworks siap membangun performa brand Anda agar lebih dikenal masyarakat dengan image yang positif.

Pastikan Anda menerapkan tips-tips sederhana di atas dan ketahui bahwa membangun image di sosial media itu sangatlah penting mengingat sekarang ini hampir sebagian orang menggunakan sosial media untuk berinteraksi. Dengan persaingan yang cukup tinggi, Anda membutuhkan partner yang ahli dibidangnya yang membantu Anda mengembangkan jaringan sosial media Anda supaya lebih terarah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perhatikan Tips Menyewa Vendor Kontraktor Berikut Ini

Tabungan Berjangka untuk Rencana Bisnis di Masa Depan

Menerawang Kepribadian Wanita dari Cincin Berliannya