Mengenal Rainbow Baby Harapan Baru Bagi Bunda

Prenagen.com
Prenagen.com

Istilah ‘rainbow baby’ memang masih terdengar asing bagi sebagian orang. Namun sebenarnya istilah ini merujuk pada kehadiran bayi yang lahir setelah ibu mengalami keguguran ataupun bayi lahir dalam kondisi meninggal. Seperti pelangi yang datang setelah hujan lebat. Rainbow baby ini juga hadir setelah ibu mengalami sakit dan kesedihan karena kehilangan bayi. 

Kehamilan setelah keguguran merupakan sesuatu yang lebih menguras emosi. Ibu lebih merasakan kecemasan dan ketakutan berlebih terutama karena trauma kehilangan bayi sebelumnya. Perasaan ini tentu saja tidak bagus untuk ibu hamil dan janin dalam kandungan. Laman prenagen.com merangkum beberapa hal yang perlu diketahui tentang rainbow baby. Kesempatan ibu untuk hamil setelah keguguran Keguguran memang membawa efek psikis dan psikologis yang besar bagi ibu hamil.



Banyak wanita yang menyangka bila mereka tidak lagi bisa mengandung setelah mengalami keguguran. Faktanya keguguran tidak selalu menandakan ada masalah pada kesuburan. Dua hal tersebut adalah masalah yang berbeda. Faktanya, anda tetap bisa hamil lagi secara normal bahkan setelah mengalami keguguran. Berdasarkan penelitian, 85% wanita mampu kembali hamil dengan sehat setelah mengalami keguguran pertama. 

Namun, seberapa cepat kehamilan itu datang tentu tergantung dengan banyak faktor dari pihak istri maupun suami. Oleh karena itu, jangan berputus asa ketika mengalami keguguran. Masa Ovulasi Setelah Keguguran Setelah keguguran, tubuh akan kembali normal setelah beberapa waktu. Setelah proses kuretase, setidaknya tubuh membutuhkan dua minggu untuk melakukan ovulasi. Berdasarkan penelitian, tubuh membutuhkan 16-22 hari setelah keguguran untuk mengalami lonjakan hormon. 

Saat lonjakan hormon terjadi, ini tandanya tubuh anda sudah siap berovulasi lagi. Selain itu, proses kuretase juga membantu membersihkan rahim dan membuatnya menjadi lebih baik untuk menyambut embrio baru. Pada saat ini pula, anda mempunyai peluang yang baik untuk hamil kembali. Waktu Yang Tepat Untuk Hamil Secara medis, anda biasanya disarankan untuk ‘beristirahat’ selama tiga bulan sebelum memutuskan untuk hamil kembali. 

Namun sebenarnya tidak ada penjelasan yang jelas tentang waktu yang tepat untuk kapan waktu yang tepat hamil setelah keguguran. Pada akhirnya keputusan untuk hamil lagi ini merupakan pilihan anda dan pasangan. Pada beberapa kasus, ada wanita yang bisa hamil kembali setelah satu periode masa menstruasi setelah keguguran. Jadi, anda bisa berdiskusi dengan suami tentang waktu yang tepat untuk memulai program hamil kembali. 

Persiapkan Emosi Pengalaman buruk mengenai kehamilan yang dulu (keguguran) memang membuat emosi menjadi naik turun dan lebih sensitif. Kembali hamil setelah keguguran tentu saja juga akan menjadi satu masa yang menguras lebih banyak emosi. Perasaan senang campur cemas dan takut serta trauma pasti akan menghantui pikiran. Ini adalah hal yang wajar. Anda bisa meminta dukungan dari suami dan orang terdekat agar bisa lebih kuat menjalani masa kehamilan setelah keguguran. 

Selain itu, jangan sampai melewatkan konsultasi dengan dokter untuk memastikan kesehatan janin dan juga ibu. Sharing secara intens dengan pasangan Masa kehamilan merupakan suatu proses yang pastia ada lika-liku dalam menjalankanya terutama bagi calon ibu. Oleh karena itu, jangan ragu untuk membicarakan perasaan anda dengan suami agar tidak merasa sendiri atau khawatir berlebih.

Setiap momen yang dilalui dengan rainbow baby sangat berharga, sehingga anda juga perlu berbagi dengan suami untuk menjalani masa kehamilan yang sangat ditunggu-tunggu ini. Selain itu, perbanyak pikiran positif dan jauhkan diri dari hal-hal negatif agar tidak mempengaruhi emosi ibu hamil.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fasilitas Apartemen Dekat Binus Alam Sutera

Model Cincin Berlian Favorit untuk Tunangan dan Pernikahan

4 Keuntungan Memiliki Aplikasi Jenius